Aneka Pawai HUT Bojonegoro Bikin Sampah Menumpuk

Aneka Pawai HUT Bojonegoro Bikin Sampah Menumpuk

Aneka Pawai yang diikuti mulai dari kalangan pelajar hingga masyarakat umum Bojonegoro. Foto: bojonegorokab.go.id

BojonegoroToday – Bojonegoro – Berbagai acara yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk menyambut HUT Bojonegoro ke 337 begitu menyedot antusiasme warga baik dari dalam kota maupun dari luar kota Bojonegoro. Tak heran karena acara yang diselenggarakan sangat menarik mulai dari parade dan pawai budaya, Festival Bengawan Solo, Pameran Expo, dan masih banyak even lainnya.

Kendati kemeriahan acara tersebut diakui membawa nama Bojonegoro menjadi lebih dikenal karena banyak disorot di berbagai media, namun di sisi lain terdapat aspek negatif yakni terkait sampah yang dihasilkan dari beragam acara tersebut.

Menurut Kepala Bidang Kebersihan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pemkab Bojonegoro, Edi Subroto, Minggu (12/10/2014), selama perayaan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-337 ini sampah yang berserakan di sepanjang jalan pasca even pawai budaya tiga hari berturut-turut diperkirakan menambah jumlah sampah hingga mencapai 10-15 meter kubik perhari.

Sementara volume sampah dari Bojonegoro yang dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro rata-rata sebesar 66 meter kubik perhari. Sampah tersebut dari Kecamatan Kalitidu, Dander, Kapas dan Sumberejo.

Sementara dari perayaan Pawai Budaya dan Pameran Ekspo, sampah yang dihasilkan kebanyakan dalam bentuk sampah plastik bungkus makanan yang dibawa penonton, maupun properti yang digunakan peserta pawai.

Permasalahan sampah tersebut pun diatasi dengan pemberlakukan sistem full time bagi pasukan kuning untuk membersihkan ruas jalan yang kotor oleh pihak DKP. Kurang lebih sebanyak 257 personil pasukan kuning diminta membersihak sampah dari pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Selain itu setiap kali kegiatan yang sekiranya akan membuat sampah baru menumpuk diatasi dengan penyediaan dua kontainer untuk mengangkut sampah oleh Pihak DKP Bojonegoro.

Setiap kontainer bisa mengangkut sampah hingga 3x, serta ditambah 10 unit kendaraan roda tiga, dan 40 gerobak becak sampah. Kontainer tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi salah satunya adalah alun alun kota, demikian kata Edi. (mah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *