Bojonegoro Lebih Ramah Investor

bojonegoro ramah investor
BojonegoroToday – Bupati Bojonegoro, Suyoto atau akrab dipanggil Kang Yoto bermaksud memberikan kemudahan bagi para investor untuk menanamkan usahanya di Bojonegoro. Salah satu indikasi tersebut terlihat dari lawatannya ke Jakarta untuk menemui Ahok pada kamis (9/10) lalu sebagaimana dilansir dari Media Center Bojonegoro.

Bersama dengan kepala SKPD yakni dari Dinas Perijinan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, BAPPEDA dan Bakesbangpolinmas, Bupati Suyoto menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah menyiapkan berbagai infrastruktur yang memadai di Kabupaten Bojonegoro, membuka peluang yang terbuka lebar bagi investor, dan termasuk memberikan janji kemudahan prosedur dan diskon untuk pihak yang investasi ke Bojonegoro.

Ia juga menyatakan bahwa saat ini kondisi Bojonegoro sangat baik apalagi didukung dengan adanya pembanguna infrastruktur yang semakin memadai, mulai dari jalur Kereta api double-track, pembangunan jalan dan pemasangan paving hingga ke desa-desa kecil, situasi yang aman dan nyaman, ketersediaan tenaga kerja yang terampil, ketersediaan lahan, hingga kemudahan perizinan dan keterbukaan terhadap investor.

Kang Yoto sendiri ingin menjalin hubungan kerja sama dengan DKI Jakarta dengan adanya upaya untuk menciptakan klim investasi di Bojonegoro yang ramah dan kondusif. Diharapkan di masa depan Bojonegoro bisa lebih maju dan berkembang.

Kang Yoto juga menjamin bahwa Bojonegoro lebih ramah investor. Hal itu dilakukan untuk membuat para investor tertarik menanamkan usahanya di Bojonegoro.

Upaya yang dilakukan adalah dengan menumbuhkembangkan iklim usaha yang mudah dan tidak ribet. Perizinan dipermudah, situasi keamanan diperketat, dan berbagai hambatan investasi diminimalisir sedemikian rupa. Bagaimanapun juga investor lebih memilih untuk menanamkan modal dengan iklim invetasi yang aman, nyaman serta kondusif.

Selain berbagai jaminan situasi kondusif tersebut, Bupati Suyoto juga menjelaskan bahwa prospek invetasi di Bojonegoro semakin cerah dengan dibukanya Jalur ganda Kereta api yang menghubungkan Suarabaya- Jakarta. Selain itu upah Minimum Kabupaten (UMK) juga tergolong lebih rendah dibandingkan beberapa wilayah sekitarnya yakni sekitar Rp 1,2 juta rupiah. (mah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *