Danau di Bojonegoro Kering, Petani Tanam Palawija

Danau di Bojonegoro Kering, Petani Tanam Palawija

Warga Bojonegoro saat antri air bantuan dari Pemerintah. Foto: Merdeka

BojonegoroToday – Danau di Dusun Glagah, Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari Bojonegoro, Jawa Timur terlihat kering akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat warga merasa kesulitan saat membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurut Sukat (54) warga Dusun Glagah yang juga seorang petani menyatakan embung (danau) tersebut telah kering semenjak bulan Mei lalu. Danau atau embung ini mengering karena tidak adanya tidak adanya hujan yang bisa ditampung.

“… saat memasuki musim kemarau embung itu mengering,” demikian kata Sukat, dilansir dari KanalBojonegoro, hari Sabtu lalu (23/8/2014).

Minimnya persediaan air akhirnya membuat para petani menanam tanaman alternatif seperti palawija. Mereka menanam kacang-kacangan (kacang hijau, kacang tanah), cabai, kedelai, singkong, jagung, dan terong.

Sejak awal Agustus warga di sebagian wilayah di Bojonegoro sudah mengalami kekeringan dan mengajukan permintaan bantuan air bersih kepada pemerintah.

Pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa setidaknya terdapat sembilan provinsi di Indonesia yang mengalami bencana kekeringan. Beberapa strategi penanggulangan bencana ini telah diambil salah satunya dengan pemberian pasokan air bersih kepada masyarakat.Pemberian bantuan air bersih dilakukan oleh Perum PDAM di Bojonegoro, Jawa Timur beberapa waktu lalu. (mah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *