Harga Tembakau Bisa Naik Jika Diolah Terlebih Dahulu

tembakau Virginia VO

BojonegoroToday – Tembakau Virginia Voor Oosgt (VO) yang merupakan komoditas andalan warga Bojonegoro mulai panen di bulan September ini. Tanaman ini merupakan jenis yang ideal untuk ditanam pada musim kemarau yakni pada bulan Mei hingga Juli agar bisa dipanen sebelum musim hujan tiba.

Dilansir dari Bisnis.com, saat ini komoditas tembakau Virginia VO menurut data dari Dinas Perhutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sekitar  4.267,5 hektar. Sementara tembakau Jawa sekitar 2.016,5 hektar.

Guna menaikkan harga jual untuk panen tembakau kali ini pihak Dishutbun pun memberikan saran kepada para petani untuk mengolah hasil panenan sebelum menjualnya.

“Kami sudah mengimbau kepada kelompok tani agar agar tidak menjual tembakaunya berupa daun basah, tetapi mengolah tembakaunya terlebih dulu menjadi rajangan atau krosok agar nilai jualnya tinggi,” kata Kepala Bidang Usaha Perkebunan Dishutbun Bojonegoro Khoirul Insan, Sabtu (23/8/2014).

Secara terpisah salah seorang petani tembakau di Desa Brangkal, Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro, Choirul Anam, juga sudah melakukan panen untuk komoditas tembakau Virginia VO yang ia tanam sejak Mei lalu. Ia menyatakan telah menanam sekitar 6.000 tanaman dan mulai panen petikan pertama dan kedua sejak akhir Agustus lalu.

Choirul menjelaskan bahwa harga tembakau kering tahun lalu bisa mencapai Rp. 7.000 per Kg untuk petikan pertama dan kedua. Sementara harga tembakau kering paling tidak tahun ini berkisar Rp. 15.000 per kg agar para petani tidak rugi.(mah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *