Kelangkaan Elpiji 3 Kg Belum Terjadi

Kelangkaan Elpiji 3 Kg Belum Terjadi

inhukab.go.id

BojonegoroToday – Kenaikan elpiji non subsidi 12 kg yang berlaku baru-baru ini menimbulkan prediksi adanya migrasi ke tabung 3 kg.

Kendati demikian, ternyata kenaikan itu tidak lantas berimbas pada pembelian. Menurut penuturan pemilik pangkalan elpiji di Bojonegoro, Hariyanto, kenaikan elpiji 12 kg dari Rp 92.000 per tabung menjadi Rp117.000 per tabung, tidak banyak mempengaruhi pembelian tabung elpiji 3 kilogram.

Meski sempat khawatir bahwa konsumen akan migrasi untuk membeli elpiji 3 kilogram, ternyata hal itu tidak terjadi. Pembelian elpiji 12 kilogram biasa saja pasca dinaikkan beberapa hari lalu.

Hariyanto mengungkapkan, bahwa sejumlah 40 tabung elpiji 12 kilogram per hari dari jatahnya tetap sama dan tidak ada perubahan. Malah ada kencenderungan meningkat.

“Jatah tabung elpiji 12 kilogram dengan jumlah sekitar 40 tabung per hari tetap habis. Baik yang diambil pengecer maupun konsumen,” tuturnya.

Di sisi lain, untuk mengantisipasi kelangkaan bila masyarakat berbondong-bondong membeli elpiji 3 kg, pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur akan meminta tambahan elpiji 3 kg kepada PT Pertamina.

Hal itu dijelaskan oleh kata Kepala Disperindag Bojonegoro Basuki, Senin (15/9/2014), “Soal meminta tambahan elpiji 3 kg kepada Pertamina lebih dari kuota yang sudah ditentukan, diperbolehkan,” ujarnya kepada wartawan surabaya.bisnis.com .

Namun demikian, kata Basuki, kekhawatiran tersebut belum terbukti, karena saat ini di daerahnya masih belum terjadi kelangkaan stok tabung 3 kg.(mah/sumber:surabaya.bisnis.com)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *