Petani Resah Harga Panen Cabe Anjlok

harga cabe anjlok

BojonegoroToday – Hasil panen cabe kali ini di Bojonegoro membuat resah para petani karena anjloknya harga. Harga cabe dari petani mencapai harga Rp 8000 per kg, lebih rendah dibanding tahun-tahun kemarin.

Para petani berharap adanya campur tangan pemerintah atas rendahnya harga cabe ini. Petani yang selama ini bergantung kepada harga cabe untuk keperluan hidup, semakin susah dengan menurunnya harga cabe. Mereka berharap agar pemerintah menyediakan solusi untuk pengelolaan cabe sebagai barang siap makan, agar ekonomi petani cabe meningkat.

“Jika pemerintah memberikan solusi dari hasil panen, seperti adanya produk-produk dari bahan cabe, maka petani bisa memanfaatkan kegiatan tersebut, sehingga jika panen tidak akan terlalu merugi,” tutur Mugiono, seorang petani cabe asal desa Alasgung, Kecamatan Sugihwaras. 

“Selama ini Dinas pertanian jarang sekali memberikan bantuan penyuluhan terkait tanaman cabe, apalagi solusi ketika harga cabe anjlok,” imbuh Mugiono.

Pemerintah melalui dinas terkait dinilai jarang memberikan pelatihan dan penyuluhan terkait pengolahan cabe kepada para petani. Harapan mereka bisa memproduksi sendiri olahan pangan dari bahan cabe seperti abon atau lainnya. (mah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *