Di Amerika, Anak Usia Tiga Tahun Sudah Belajar Uang

Di Amerika, Anak Usia Tiga Tahun Sudah Belajar Uang

Foto: Time.com

BojonegoroToday – Sebuah studi di Amerika menunjukkan bahwa 2/3 dari orang tua yang memiliki anak antara usia 4 hingga 12 tahun sudah mengajarkan pengelolaan keuangan dalam tahap sederhana untuk anak-anak mereka. Rata-rata, para orang tua ini mulai mengajar anak-anak mereka tentang nilai uang dalam bentuk pemberian uang saku sejak usia 3 tahun.

Dalam sebuah penelitian serupa dua tahun lalu, American Institute of Certified Public Accountants menemukan hasil yang sama bahwa para orang tua menggunakan uang saku sebagai alat pengajaran untuk mengenalkan tentang uang.

Dalam penelitian tersebut, anak-anak biasanya menerima uang saku pada usia 8 tahun. Dalam studi lain, perusahaan T. Rowe Price menemukan bahwa 73% dari orang tua mendiskusikan kepada anak-anak mereka tentang uang secara rutin.

Diskusi keuangan yang paling umum di antara anak-anak dan orang tua berkutat pada tema-tema tentang upaya menghemat dalam tabungan (73%), bekerja di sekitar rumah (66%), anggaran untuk membeli benda-benda yang diinginkan anak-anak (57%), dan membeli barang murah di toko grosiran (29%), demkian dilansir dari Time, Rabu (17/9/2014).

Survei tersebut juga menemukan hasil bahwa 73% dari orang tua mengakui bahwa mereka memberi uang saku agar mereka membeli apa yang disukai anak-anak mereka. Sayangnya, hal ini bisa menimbulkan dampak negatif karena bisa membuat anak mengeluarkan uang untuk urusan yang sekunder, bukan untuk hal-hal yang harus didahulukan seperti kebutuhan primer.

“Permen dan pakaian saya bisa mengerti,” kata Nick Swan, CEO couponcodespro.com. “Tapi membeli mainan tanpa alasan ketika mereka diberi uang saku dapat membuat segala pelajaran tentang keuangan yang sudah ditanamkan pada anak-anak mereka menjadi sia-sia,” katanya. (pv)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *