Lahan Menipis, Indonesia Bisa Masuk Food Trap

Lahan Menipis, Indonesia Bisa Masuk Food Trap

Tripadvisor

BojonegoroToday – Masalah utama pertanian yang terjadi di Indonesia adalah minimnya lahan pertanian. Disampaikan oleh Menteri Pertanian, Suswono pada Kamis (11/9) di Jakarta, bahwa penguasaan lahan pertanian khususnya subsektor tanaman pangan tergolong cukup sempit. Lahan yang dimiliki oleh petani rata-rata kurang dari 0,5 hektar.

Menurut Suswono, minimnya lahan dan skala usaha yang terlalu kecil akan menghambat kesejahteraan petani, meskipun produktivitas mereka meningkat.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini adalah momen yang tepat untuk menambah skala usaha petani baik secara perseorangan maupun nasional. Pasalnya, ketersediaan lahan yang potensial untuk digarap masih terbilang banyak. Jangan sampai hal itu terlambat dilakukan, karena jika lahan sampai dikuasai pihak lain maka Indonesia bisa masuk skenario perangkap pangan global (food trap).

Persoalan lahan juga semakin serius dengan berkurangnya tambahan lahan baru. Setidaknya pemerintah tiap tahun hanya bisa menciptakan lahan baru seluas 40.000 – 60.000 hektar. Padahal setiap tahunnya lahan pertanian di Indonesia yang dialihkan menjadi lahan non-pertanian sebanyak 100.000 hektar. Skala perbandingan yang tidak seimbang ini akan berdampak buruk.

“kalau dibiarkan lama-lama akan habis,” kata Suswono. (pv/sumber:kompas cetak 13/9/2014)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *