Meraih Sukses Karir pun Butuh Pengorbanan

Meraih Sukses Karir pun Butuh Pengorbanan

BojonegoroToday – Kita seringkali mendengar bahwa kita harus mengikuti passion untuk menentukan pekerjaan dambaan kita. Namun benarkah hal itu cukup realistis mengingat tidak semua lulusan perguruan tinggi dengan jurusan tertentu benar-benar mendapat pekerjaan impiannya saat direkrut di perusahaan?

Bagaimana menjembatani celah kosong karena realitas menunjukkan bahwa seseorang menjadi pengangguran karena jarang sekali ada perusahaan membuka lowongan untuk lulusan sekolah seni atau jurusan lainnya?

Dan Schawbel, seorang penulis dari New York, menjelaskan bahwa mendapatkan pekerjaan impian itu pun butuh pengorbanan, dikutip dari kolom tulisannya di dailytelegraph Australia, Minggu (7/9/2014).

Menurutnya, setidaknya ada tiga aspek tentang “pekerjaan impian” yang perlu dipertimbangkan. Pertama, passion harus ada. Passion ini muncul dari pengalaman yang berkaitan dengan minat seseorang. Misalnya, seseorang bisa dilihat passion-nya dari buku-buku favorit yang ia baca seminggu sekali, atau dengan melihat bahwa seseorang sanggup membuat artikel setiap hari dengan topik pilihan yang menjadi favoritnya. Mendefinisikan passion tidak selalu berhubungan dengan bisnis atau sebuah posisi pekerjaan yang full time di sebuah perusahaan.

Aspek kedua adalah tentang kekuatan yang dimiliki. Seseorang perlu meningkatkan kemampuan dua kali lipat, dan menghindari kekurangannya. Jika passion seseorang diperkuat dengan latihan secara rutin maka akan lahir yang namanya kekuatan.

Semua orang memiliki kemampuan dasar yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan uang dalam kapasitas tertentu. Kekuatan terbesar seseorang akan membuatnya “beda” dari orang lain.  Jika hal ini dimaksimalkan anda bisa menyelesaikan masalah sekaligus membantu orang lain.

Kombinasi antara passion dan kekuatan akan membuat seseorang merasa mampu bekerja keras daripada memandang pekerjaan  sebagai tugas rutin biasa.

Aspek ketiga, area lapangan kerja. Lakukan penelitian tentang perusahaan yang membuka lowongan, apa jenis posisi yang disediakan, dan berapa gaji yang diberikan untuk posisi tersebut.

Seiring bertambah usia, minat dan ketertarikan seseorang kemungkinan berubah, begitupun kondisi lapangan kerja yang ada. Jadi seseorang perlu mempertimbangkan untuk menjaga agar pekerjaan tetap ada di atas meski terjadi perubahan.

Seseorang perlu menyesuaikan passion dan kekuatan sesuai dengan tugas atau peran yang diambil dan  bekerja sebaik mungkin. Kadang seseorang tidak selalu beruntung menemukan pekerjaan yang sesuai passion. Namun selalu ada pengorbanan yang harus dilakukan untuk sebuah kesempatan yang bisa diselaraskan dengan diri seseorang dan juga nilai yang dihasilkan.

Faktanya, banyak yang butuh waktu beberapa tahun untuk mengubah passion dan menyesuaikan ke ranah bisnis atau pekerjaan full-time yang ditekuni. Bagaimana pun semua proses itu butuh waktu.

Intinya jangan ragu untuk selalu bulatkan tekad dan berpikir bagaimana menyesuaikan passion dan kekuatan anda dengan peluang kerja yang ada. (pv)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *