Rupiah Anjlok Hingga Rp 12.000

Rupiah Anjlok Hingga Rp 12.000

Foto: Adek Berry/AFP/Getty Images

BojonegoroToday – Nilai tukar rupiah terhadap dollar turun drastis hingga menyentuh angka 12.000. Bank Indonesia (BI) berupaya memberikan penjelasan untuk meredakan kekhawatiran pasar atas penyusutan rupiah yang sangat drastis. BI, memprediksi bahwa rendahnya mata uang rupiah akan kembali menguat setelah melampaui ambang psikologis 12.000 per dollar AS pada Kamis pagi, (18/9).

Menurut Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah turun sebanyak 122 poin selama perdagangan di Kamis pagi hingga Rp 12,030 untuk satu dollar. Ini merupakan level terlemah sejak Februari lalu.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS-BI) Mirza Adityaswara menyatakan bahwa jika ketidakstabilan (rupiah) meningkat, BI akan tetap memantau pasar untuk memberikan tambahan pasokan dolar, katanya Kamis (18/9/2014).

Menurutnya nilai rupiah saat ini sangat rendah, rupiah akan tumbuh lebih kuat ketika pemerintah memperkenalkan langkah-langkah kebijakan lebih lanjut untuk mengurangi defisit fiskal dan neraca pembayaran.

Lemahnya mata uang merupakan risiko baru dalam lingkungan eksternal, setelah Federal Reserve mengisyaratkan akan menaikkan suku bunga ke tingkat yang lebih tinggi dari yang diharapkan oleh pelaku pasar. Situasi ini akan menguntungkan AS karena bisa membalikkan arus modal ke AS dan di sisi lain akan meruntuhkan negara-negara berkembang. (pv)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *