Rupiah Melemah hingga Rp 12.147

 

Rupiah Melemah hingga Rp 12.147

 

BojonegoroToday – Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar semakin lemah yakni Rp12.147 per dolar AS pada Kamis (2/10) pagi. Penurunan sebanyak 22 poin dari Rp 12.125 ini terjadi karena sejumlah faktor dari dalam maupun dari luar.

Pengamat Pasar Uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova, menyatakan bahwa telah terjadi kombinasi sentimen negatif baik dari luar maupun dalam negeri misalnya pemulihan ekonomi Amerika Serikat, penarikan stimulus quantitative easing dan kenaikan suku bunga AS (Fed rate) masih menjadi sentimen utama di pasar keuangan dalam negeri. Sehingga nilai rupiah semakin melemah, katanya di Jakarta, sebagaimana dilansir dari Antara.

Rully Nova menambahkan bahwa faktor tersebut pada akhirnya membuat investor lebih memilih dolar AS sebagai aset lindung untuk menjaga nilai. Kemungkinan tren penguatan dolar AS akan masih berlangsung.

Diperburuk lagi kondisi sosial politik di Indonesia masih belum stabil sehingga belum mampu untuk mendukung mata uang rupiah. Akhirnya yang terjadi adalah mata uang rupiah mengalami pelemahan.

Meski ada harapan positif pada inflasi dan defisit yang cenderung mengecil, lanjut Rully, namun belum cukup kuat dalam mendukung posisi mata uang rupiah untuk kembali menguat.

Inflasi yang terjadi di dalam negeri harus diupayakan untuk tetap terjaga dan defisit dalam neraca perdagangan harus terus diminimalkan agar mampu mendongkrak kembali nilai rupiah.

Sementara itu Analis Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menyatakan bahwa pelaku pasar diharapkan bersedia memberikan respon positif dari dalam negeri sehubungan dengan belum adanya perubahan suku bunga Bank Indonesia agar mampu menjaga kestabilan nilai rupiah. (pv)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *