Skandal China, Penjualan MC Donald Anjlok

Skandal China, Penjualan MC Donald Anjlok

BojonegoroToday – Perusahaan makanan cepat saji McDonald kembali merasakan dampak yang menyakitkan pasca skandal daging kadaluarsa Juli lalu yang menghantam perusahaan makanan asal Amerika tersebut.

Dilansir dari The epoch times, Selasa (9/9), McDOnald mengalami penurunan penjualan dan mengalami kerugian lebih dari satu dekade terakhir ini. Laporan resmi yang dirilis oleh McDonald mengungkapkan, bahwa penjualan di beberapa gerai Mc D ini anjlok 3,7 persen pada Agustus lalu. Angka tersebut bahkan lebih parah dibanding analisis ahli yang memprediksikan penurunan sekitar 3,1 persen.

McDonald menilai bahwa turunnya penjualan ini merupakan imbas dari berkurangnya permintaan di AS dan kasus skandal di China yang menggunakan daging ayam yang sudah kadaluarsa.

Bahkan menurut pihak McDonald, skandal di China juga akan berkontribusi menurunkan laba kuartalan per saham sebesar 15 sen menjadi 20 sen.

“Selama Agustus, bisnis McDonald’s secara global menghadapi tantangan besar yang berdampak pada kinerja penjualan,” kata Chief Executive Officer Mc Donald, Don Thompson.

Di Amerika Serikat MC Donald memiliki sekitar 14.200 gerai. Kondisi penjualan yang memburuk Mc Donald kali ini membuat pihak manajemen berupaya keras mengembalikan reputasi dan kondisi bisnis makanan cepat saji ini dengan memberikan diskon, penawaran khusus, dan melakukan renovasi di gerai-gerai yang ada.(pv)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *