Jadi Trend, Hobi Selfie Punya Dampak Buruk

Jadi Trend, Hobi Selfie Punya Dampak Buruk

BojonegoroToday – Fenomena selfie ternyata menimbulkan dampak negatif. Meskipun demikian trend ini masih juga menjangkiti kalangan muda di seluruh dunia. Tak jarang kebiasaan selfie seiring dengan kebiasaan pamer foto di media sosial. Selain itu pernah juga kejadian tragis di mana orang yang sedang asyik “selfie” malah meninggal sia-sia karena tidak perhatian dengan sekitarnya.

Dilansir dari Kompas (21/8/2014) inilah efek negatif selfie yang bisa terjadi:

1. Gangguan psikologis
Studi dari Time mengungkap hasil yang mengejutkan bahwa orang yang terobsesi melakukan selfie  diklaim mengalami gangguan kejiwaan. Seseorang yang terobsesi untuk memfoto diri sendiri secara psikologis merupakan refleksi dari keyakinan bahwa dirinya sempurna, cantik, atau lebih keren dibandingkan orang lain. Selfie secara psikologis juga bukti bahwa seseorang itu sebenarnya rasa percaya diri yang rendah.

2. Dipandang negatif oleh orang lain
Hasil selfie mungkin membuat orang kelihatan lebih menarik daripada aslinya. Apalagi orang hanya memilih untuk mengunggah foto-foto yang kelihatan bagus saja. Namun jika ternyata realitas tidak secantik fotonya, apa yang terjadi?

Membandingkan apa yang di foto dengan realitas bisa membuat orang lain di sekitar jengah dan bahkan memandang negatif dengan perilaku selfie. Sejumlah kasus bahkan terjadi olok-olokan terhadap orang yang selfie di media sosial.

3. Membuat orang lain iri
Kepercayaan diri dan harga diri bisa menurun secara tak sadar bila seringkali melihat teman yang kelihatan menarik dengan selfie-nya. Padahal membangun kepercayaan diri tidak melulu pad aspek fisik saja, bukan?

4. Krisis percaya diri
Standard kecantikan juga semakin menjadi lebih tinggi apalagi saat yang menajdi patokan artis-artis yang kelihatan rupawan dan sempurna. Bagi wanita hal ini bisa menjadi krisis identitas sehingga tak jarang orang ingin melakukan permak wajah, operasi, dan treatment yang ekstrim sehingga definisi kecantikan hanya sebatas dari apa yang ditampilkan dari hasil selfie para artis saja. Fenomena yang ekstrim salah satu contohnya adalah manusia barbie yang marak terjadi di kawasan negara Rusia dan Ukraina.

5. Narsis namun kurang perhatian
Psychology Today mempublikasikan hasil risetnya yakni orang yang terobsesi melakukan selfie biasanya kurang perhatian dan menginginkan mendapatkan respon lebih banyak dari sekitarnya. Sehingga muncul perilaku cenderung narsis.

6. Rusak Pertemanan
Salah satu hasil riset di Inggris mengungkap bahwa banyak hubungan pertemanan bisa hancur karena salah satu orang yang gemar selfie. Kenyataannya tidak semua orang suka melihat orang narsis dan selfie terus-menerus diiringi dengan mengunggah ke media sosial. (pv)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *