Minat Pembeli Turun Drastis Lihat Gambar Seram Bungkus Rokok

Minat Pembeli Turun Drastis Lihat Gambar Seram Bungkus RokokBojonegoroToday – Pemberlakuan desain baru untuk bungkus rokok mulai memberikan pengaruh bagi perokok aktif. Gambar-gambar seram yang menutupi 1/3 bagian dari sampul muka bungkus rokok telah membuat sejumlah perokok merasa jijik, mual, dan ngeri untuk membeli. Kebijakan pemerintah terkait rokok ini dinilai berhasil untuk menurunkan selera masyarakat dari kalangan remaja, muda, dan dewasa untuk merokok.

Salah seorang narasumber di kawasan seputar Pasar Sumberarum, Bojonegoro menyatakan gambar-gambar yang menghiasi sampul rokok itu secara nyata telah berhasil menimbulkan dampak psikologis bagi yang melihatnya.

gilo (jijik, red), gambar-gambarnya bikin mual jadi pengen muntah. Gambarnya DP (disturbing picture, red) soalnya. Semoga dengan begini, perokok-perokok jadi kapok,” tutur Nanda (27) pada wartawan, Jumat (15/8). Nanda termasuk pihak yang mendukung kebijakan pemerintah untuk pemasangan gambar seram tersebut.

Dampak turunnya pembelian rokok ini sangat terasa meskipun sebagian pihak masih memandang skeptis tentang kebijakan tersebut. Dilihat dari keseluruhan komposisi sekitar 40% dari sampul bungkus rokok tersebut diharuskan memasang gambar-gambar akibat negatif dari merokok seperti kanker, organ tubuh rusak, dan risiko kematian.

Penggunaan gambar seram berbagai dampak negatif pengguna rokok tersebut merupakan aturan yang ditetapkan pemerintah. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Kementerian Kesehatan nomor 28 tahun 2013 tentang Pencantuman Peringatan dan Informasi Kesehatan pada Kemasan Produk Tembakau. Pemerintah memberikan batas waktu hingga 24 Agustus untuk memajang desain gambar baru tersebut bagi produsen rokok.

Regulasi yang  bertujuan untuk mengurangi jumlah perokok aktif  ini juga diterapkan seiring dengan pemberlakukan pita cukai rokok yang semakin tinggi dan aturan baru untuk industri produk rokok terkait syarat minimal luas bangunan pabrik dari 50 m2 menjadi 200 m2. Standardidasi kebijakan untuk meminimalkan perokok aktif di Indonesia telah lama menjadi wacana dan mulai diberlakukan luas di tahun 2014 ini. (ES)

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *