Belajar dari Peristiwa Hiroshima, Pemerintah Jepang Buat Sistem Deteksi Dini Cegah Longsor

Belajar dari Peristiwa Hiroshima, Pemerintah Jepang Buat Sistem Deteksi Dini Cegah Longsor

BojonegoroToday – Pemerintah Jepang sedang berusaha untuk mengembangkan sistem deteksi dini bekerja sama dengan berbagai universitas dan lembaga-lembaga. Sistem ini akan berfungsi untuk peringatan dari hujan badai dan tanah longsor yang muncul tiba-tiba dan semakin intensif baru-baru ini, demikian ungkap salah seorang pejabat dikutip dari JapanTimes (23/8).

Pendanaan proyek ini akan dimasukkan dalam permintaan anggaran fiskal yang baru mulai pada bulan April. Rencananya deteksi bisa mulai memprediksi hujan badai pada tahun 2020 dan tanah longsor sekitar tahun 2030, demikian menurut pejabat pemerintah Jepang.

Proyek ini akan dipimpin oleh Badan Riset Nasional untuk Ilmu Bumi dan Pencegahan Bencana dan bekerja sama dengan instansi pemerintah terkait serta Badan Meteorologi, universitas, dan perusahaan swasta, demikian ungkap pejabat Jepang.

Tim penelitian nantinya akan mengembangkan teknologi untukĀ memprediksi pembentukan awan cumulonimbus dengan menggabungkan radar dan microwave radiometers yang mengukur uap air.

Informasi yang diperoleh tersebut kemudian akan digunakan untuk menjalankan simulasi pada pergerakan dan perkembangan awan untuk memprediksi hujan satu jam sebelumnya.

Rencana tersebut juga memiliki visi untuk meningkatkan akurasi prediksi tornado dan membuat perkiraan untuk area tertentu melalui penelitian mekanisme badai salju, hujan es, dan petir. (tri)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *