Konflik Israel-Palestina : Hamas Eksekusi 18 Informan Israel

blokade tank israel di gaza

Setidaknya 18 orang yang diduga terlibat dalam kegiatan spionase telah dieksekusi mati, menurut sumber dari Hamas. Semua korban diduga kuat bekerja sebagai informan untuk Israel.

Dalam baku tembak yang terjadi semalam, sebagaimana dilansir oleh BBC, dua warga Palestina meninggal. Hal ini memicu Hamas untuk menembakkan lebih banyak lagi roket ke pemukiman Israel.

Selama konflik yang terjadi, dalam enam bulan terakhir minimalnya 2.070 warga Palestina terbunuh dan 66 tentara Israel mati, demikian lansiran BBC pada (22/8).

Hamas menuntut dicabutnya blokade ekonomi di Gaza sebagai persyaratan damai jangka panjang. Israel berjanji akan memenuhinya apabila “keamanan penuh” atas warganya tercapai melalui pelucutan senjata Hamas dan kelompok lain di Gaza.

Dipaksa oleh keadaan

Hamas mengatakan bahwa eksekusi pada Jumat (22/8) kemarin adalah bentuk “perlawanan” atas terbunuhnya 3 pimpinan mereka pada kamis (21/8) dalam suatu serangan.

Eksekusi pertama dijatuhkan terhadap 11 informan yang dilakukan di sebuah kantor polisi yang telah kosong.

Saksi lain mengatakan bahwa tujuh informan lainnya ditembak mati di depan masjid Al-Umari oleh seseorang yang memakai seragam Hamas.

“Eksekusi berikutnya akan dilakukan pada yang lain”. Ancam Hamas setelah eksekusi pertama.

“Keadaanlah yang memaksa kami mengambil pilihan ini.” Tambah mereka sebagaimana dikutip BBC, yang dimungkinkan pernyataan tersebut terkait erat atas terbunuhnya tiga pemimpin Hamas kemarin. (TRI)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *