Harimau Putih Disuntik Mati di Singapura

Harimau Putih Singapura Disuntik Mati

Winnie (kiri) dan Omar. Foto: Yahoo

BojonegoroToday – Seekor harimau putih langka di Kebun Binatang Singapura harus disuntik mati lebih cepat bulan ini yakni di tanggal 12 Agustus 2014 akibat tumor yang menyerangnya, demikian dilansir dari Yahoo Singapura (25/8/2014).

Harimau putih bernama Winnie menderita sakit parah akibat tumor di tulang rahangnya. Kebijakan pihak kebun binatang pun melakukan euthanasia untuk mengakhiri deritanya. Hal ini sebagaimana diakui oleh pihak penjaga kebun binatang dan dokter hewan yang merawat Winnie bahwa hewan ini semakin memburuk kondisinya dari waktu ke waktu.

Meski pihak penjaga dan tim kedokteran hewan telah memberikan perawatan selama beberapa bulan terakhir untuk menjaga agar Winnie hidup lebih lama, namun ternyata hal itu gagal.

Suaka Margasatwa Singapura, yang mengoperasikan kebun binatang Singapura, Night Safari, River Safari, serta Jurong Bird Park, mengatakan pihaknya sedih dengan meninggalnya Winnie.

Winnie dan saudara-saudaranya, Jippie dan Omar lahir di Taman Safari di Indonesia, bersama anak harimau yang lain, dan dibesarkan di penangkaran. Mereka tiba di Singapura pada tanggal 6 April 2001 ketika mereka berusia satu tahun tujuh bulan.

Harimau putih biasanya memiliki masa hidup antara 10 sampai 15 tahun di alam liar, dan rata-rata 16 sampai 20 tahun di penangkaran. Winnie hidup sampai usia 14 tahun, 10 bulan dan 16 hari. Suntik euthanasia ini juga menimpa saudara Winnie yakni Jippie yang mengalami sakit parah dan disuntik mati pada tanggal 28 Maret 2012 silam. (tri)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *