ISIS Buka Kurikulum Sekolah Baru Tanpa Murid

ISIS Buka Kurikulum Sekolah Baru Tanpa Murid

AFP

BojonegoroToday – ISIS atau sekarang disebut Islamic State merilis acuan untuk sekolah tahun ajaran baru. Namun kurikulum yang diduga dibuat sendiri oleh Abu Bakar Al Baghdadi ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kurikulum baru untuk siswa-siswi di Irak dan Suriah ini tidak mengajarkan sejumlah mata pelajaran. Misalnya, kesenian, Musik, Sejarah, Sastra dan Pendidikan Kristen akan dihilangkan secara permanen (AP, Senin 15/9/2014).

Meski sudah merilis dan mempublikasikan pengumuman tahun ajaran baru di seluruh kota Mosul di Irak, ternyata tidak satu pun ada murid yang datang. Padahal sekolah ditetapkan sejak tanggal 9 September lalu.

Salah seorang narasumber yang enggan menyebutkan nama aslinya mengungkapkan bahwa saat ini mereka menjaga anak-anak mereka di rumah bercampur rasa takut, penolakan, dan ketidakpastian.

Salah seorang warga Mosul, Abu Hassan (nama samaran), mengatakan, “apa yang paling penting sekarang adalah anak-anak melanjutkan belajar dengan benar, bahkan jika mereka harus kehilangan tahun akademiknya secara penuh atau kehilangan ijazah resmi,” katanya pada Associated Press, Senin (15/9).

Abu Hassan dan istrinya lebih memilih untuk home schooling dan membeli buku bacaan di pasar setempat. Ia dan warga lain yang bertindak serupa sebenarnya menyadari risiko bahaya jika membangkang aturan ISIS, dengan tidak menyekolahkannya ke sekolah bentukan Abu Bakar Al Baghdadi tersebut.

Menurut Abu Hassan, melindungi pemikiran dari ideologi mereka itu sangat penting, “Mereka akan mencuci otak anak-anak dan menulari pemikiran mereka,”katanya. (tri/AP)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *