Melihat Lebih Dekat Pengolahan Limbah Ban di Qatar

Melihat Lebih Dekat Pengolahan Limbah Ban di Qatar

Foto: Geometrica.com

BojonegoroToday Domestic Solid Waste Management Centre (DSWMC) merupakan sebuah tempat pengolahan limbah padat yang ada di Qatar. DSWMC dikelola oleh perusahaan Singapura Keppel Seghers yang mendapat dua kontrak oleh Departemen Perencanaan Tata Kota yang ada di Qatar.

DSWMC bertugas untuk merancang dan membangun empat stasiun pengalihan limbah. Salah satunya terintegrasi dengan pusat manajemen limbah dari DSWMC untuk jangka waktu selama 20 tahun.

Uniknya perusahaan ini bukan hanya menangani 2.300 ton limbah domestik saja. DSWMC  ternyata juga “rumah” bagi 1 juta ban bekas di salah satu area seluas 300 hektar milik perusahaan tersebut.

General Manager DSWMC, Oon Ee Heng menjelaskan bahwa pihaknya sudah berhenti mengambil lebih banyak ban, karena tempat yang dialokasikan untuk itu sudah melebihi kapasitas maksimum.

Dia menyatakan bahwa menyimpan 1 juta ban di area terbuka tersebut aman, tentunya dengan diiringi tindakan yang tepat untuk mencegah kebakaran.

Dia juga mengungkapkan bahwa area untuk menyimpan tumpukan ban-ban bekas tersebut memiliki area yang bisa diperluas lagi.Namun, pembangunan pabrik yang mengolah 8 ton per jam untuk daur ulang ban akan menghabiskan biaya sekitar 20 juta dolar.

DSWMC juga memiliki dua tempat pembuangan sampah lainnya yang beroperasi di daerah Al Owaina dan Rawdat Rasheed untuk tempat pembuangan konstruksi dan penghancuran limbah.

DSWMC ini terdiri dari fasilitas pemilahan sampah dan daur ulang, pabrik pembuatan kompos anaerob, pabrik insinerasi sampah 1.500 ton per hari, dan tempat pembuangan akhir yang memiliki kualifikasi standard terbaik dan paling maju di dunia.

Keppel Seghers menggunakan “dano drum” dalam menangani limbah rumah tangga yang bercampur, yakni dengan cara memisahkan bahan daur ulang dari limbah organik. Seluruh proses pengolahan limbah dapat membantu memulihkan 90% dari logam dan 50% plastik untuk didaur ulang.

Di masa depan, Heng memperkirakan limbah akan semakin banyak karena populasi yang meningkat pesat di Qatar.

“Saya tahu bahwa tingkat pertumbuhan penduduk di negara ini sangat cepat, seseorang dapat berpikir apa yang akan terjadi dalam beberapa tahun yang akan datang,” tambahnya.

Berkembangnya limbah dan sampah mencapai sekitar 10% yang didorong oleh perkembangan yang cepat, PDB tinggi, pertumbuhan penduduk yang cepat dan meningkatnya standard kualitas hidup. (tri)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *