Beras Bisa Direkayasa dengan Teknologi Nuklir

Beras Bisa Direkayasa dengan Teknologi Nuklir

BojonegoroToday – Jika membayangkan kata “nuklir” maka yang terbersit pertama kali kemungkinan besar adalah teknologi pemusnah massal. Padahal teknologi nuklir bisa diperluas untuk teknologi lain, salah satunya adalah teknologi pangan.

Pemanfaatan teknologi nuklir untuk pangan, bisa diimplementasikan pada teknik pengawetan makanan dan rekayasa genetika untuk pengembangan beras unggul.

Dijelaskan oleh Asisten Deputi IPTEK Masyarakat, Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), Sadyatmo pada hari Kamis (28/8/2014), bahwa pengembangan dan pemanfaatan teknologi nuklir sudah dilakukan di Indonesia. Hanya saja sebagian masyarakat masih belum mengetahui apa hasil teknologi nuklir yang sudah diwujudkan pada saat ini.

Dilansir dari Solopos, Tgl. 30/8/2014 bahwa salah satu dari sekian hasil nuklir di Indonesia adalah beras Si Denok. Beras si Denok dihasilkan dari rekayasa genetika dengan kecanggihan teknologi nuklir. Karena produksi beras ini untuk mengembangkan beras kualitas unggul dan prima, maka tak heran jika beras si Denok pun sama bagusnya dengan beras unggul lainnya. Rasanya pun lebih pulen dan kenyal.

Sadyatmon menjelaskan dalam acara sosialisasi Majelis Pertimbangan Tenaga Nuklir di depan berbagai perwakilan akademisi, mahasiswa serta tokoh masyarakat di Hotel Jayakarta, Sleman bahwa nuklir bukan hanya PLTN. Dengan adanya teknologi nuklir maka bisa dikembangkan bibit beras berkualitas unggul seperti beras Si Denok ini.

Sadyatmo juga mengungkapkan bahwa teknologi nuklir sendiri juga telah dimanfaatkan untuk berbagai bidang lainnya. Selain di bidang pangan, nuklir juga bisa dikembangkan untuk bidang kedokteran dan kesehatan mulai dari segala hal yang berhubungan dengan pemeriksaan medis maupun terkait dengan obat-obatan. (es)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *