BNN Gagas Satgas Anti-Narkoba di Universitas

Ilustrasi: Kampanye Anti Narkoba di Kampus

Ilustrasi: Kampanye Anti Narkoba di Kampus

BojonegoroToday – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagas pembentukan satgas anti-narkotika guna memberikan penyuluhan kepada mahasiswa di kampus-kampus.

Diah Hariani Surtikanti, Deputi bidang pencegahan BNN, mendorong pihak kampus agar lebih perhatian terhadap kasus narkoba. Perhatian itu bisa berupa tes kesehatan dan pemeriksaan urin mahasiswa baru sehingga pecandu narkotika tidak tersebar di Kampus. Pembentukan satgas anti-narkoba juga diperlukan guna memaksimalkan pengawasan di area kampus.

“Sangat disayangkan apabila mahasiswa kehilangan masa depan yang seharusnya menjadi tujuan atau akhir dari perjuangannya, hanya karena coba-coba narkoba,” ujar Diah dalam sebuah pernyataan ketika di kampus At-Thahiriyah, Jakarta (16/10).

Diah mengajak kepada setiap pecandu narkoba maupun keluarganya untuk melaporkan kepada Instutusi Penerima Wajib lapor (IPW) guna mendapatkan layanan rehabilitasi dari pemerintah.

BNN sendiri tidak menyarankan mahasiswa pecandu narkoba untuk dikeluarkan dari kuliahnya, namun perlu adanya upaya pendampingan dan rehabilitasi hingga memungkinkan si pecandu untuk menyelesaikan studinya.

Peredaran narkoba saat ini begitu sulit dilacak karena menggunakan metode jaringan. Oleh karena itu sinergi civitas akademika dan seluruh komponen masyarakat akan sangat membantu membendung penyebaran narkoba.

Diah menasehati para mahasiswa agar berhati-hati memilih teman bergaul. Salah dalam memilih teman, bisa terjerumus kedalam lingkaran setan narkoba. (es)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *