BPOM Himbau Masyarakat untuk Tidak Beli Obat dan Kosmetik Ilegal

BPOM Himbau Masyarakat untuk Tidak Beli Obat dan Kosmetik Ilegal

Foto: Sxc.hu

BojonegoroToday – Ditemukannya obat-obatan dan kosmetik ilegal oleh pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Hal itu berarti konsumen masih belum sepenuhnya aman dan harus waspada untuk mengetahui produk obat dan kosmetik yang ilegal.

Hal ini membuat munculnya pertanyaan pada pihak BPOM mengenai upaya dan langkah apa sajakah yang telah dilakukan untuk meminimalisir adanya praktik-praktik ilegal ini? Menjawab pertanyaan ini pihak Kepala BPOM, Roy Sparingga menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin setiap tahunnya selalu ada penemuan obat-obatan dan kosmetik ilegal tersebut.

Saat ini BPOM lebih memusatkan perhatian pada sisi hulu yakni pada pihak produsen atau pabrik dan gudang. Roy menilai bahwa apabila sektor hulu sudah diatasi maka sektor hilir yang termasuk pedagang-pedagang ecer akan jauh lebih mudah ditangani.

Namun demikian ia mengaku pihaknya tidak melupakan sektor hilir, ia berupaya untuk melakukan pemeriksaan obat-obatan dan kosmetik yang beredar di kalangan pedagang ecer untuk melindungi konsumen dari produk ilegal.

“Kami selalu melakukan pengecekan sampel obat, obat tradisional, dan kosmetik yang di pasaran secara berkala untuk mendeteksi produk palsu dan ilegal,” papar Roy di Kantor BPOM, Kamis (11/9/2014).

Roy juga menyarankan pada masyarakat supaya sadar tentang produk-produk ilegal ini dan berhenti membelinya. Menurutnya selama tuntutan pasar masih ada, maka bisnis obat-obatan dan kosmetik palsu atau ilegal juga tidak akan mati.

Roy juga menyarankan pada produsen yang merasa produknya dipalsukan untuk tak segan-segan melaporkan ke BPOM untuk ditindak. (es)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *