BPOM Razia Obat-Obatan dan Kosmetik Ilegal Senilai 31 M

 BPOM Razia Obat-Obatan dan Kosmetik Ilegal Senilai 31 M

Foto: Sxc.hu

BojonegoroToday – Pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan RI melakukan razia terhadap sejumlah produksi dan distribusi obat-obatan maupun kosmetik ilegal. Razia yang dinamakan operasi STORM V ini menggandeng 31 balai POM di seluruh Indonesia dan dilakukan pada bulan Juni hingga Agustus 2014. Karena cakupan yang lebih luas inilah hasil operasi tersebut mendapatkan barang bukti obat-obatan, obat tradisional, dan kosmetik ilegal dengan nilai Rp 31,66 miliar.

Hasil tersebut didapat dari sekitar 154 sarana produksi. Hasil temuan yang diperoleh BPOM mulai dari 173 obat ilegal, 1.520 obat tradisional baik yang ilegal maupun yang mengandung bahan kimia obat, dan 1.963 kosmetik ilegal. Keseluruhan total hasil operasi STORM V adalah 3.556 item.

Begitupun temuan lain yang didapatdalah infrastruktur produksi dan distribusi produk ilegal seperti pabrik obat tradisional ilegal di Tangerang yang memiliki nilai ekonomi sebesar Rp 20 miliar, lalu pabrik obat tradisional ilegal di Jakarta dengan nilai ekonomi Rp 1 miliar. Serta distributor obat suntik ilegal dengan kedok apotek rakyat di Jakarta dengan nilai ekonomi sebesar Rp 1,25 miliar,

Atas temuan ini Roy menghimbau pada masyarakat agar lebih waspada dan hati-hati dengan menyebarnya produk-produk ilegal dan tidak membelinya. Pihaknya menyatakan bahwa selama masih ada demand dari masyarakat, obat-obatan dan kosmetik ilegal masih akan terus ada.

Roy menjelaskan bahwa kebanyakan pelanggaran yang dilakukan pihak-pihak ini adalah dengan mengoplos bahan baku obat ke bahan obat herbal, lalu mencantumkan nomor izin edar palsu pada kemasan produk hingga seakan-akan punya izin, ada juga produk yang menggunakan nomor yang sudah dicabut oleh BPOM. Bahkan produk yang sama sekali tidak memiliki izin edar juga ditemukan dalam operasi ini. (es)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *