CPNS 2014: Jika Daftar Instansi Lebih dari Satu , Risiko Tidak Lulus

CPNS 2014: Jika Daftar Instansi Lebih dari Satu , Risiko Tidak Lulus

BojonegoroToday – Penyelenggaraan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2014 kali ini terbilang cukup rumit dan ketat. Persyaratan yang dibuat oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) harus benar-benar diperhatikan jika tidak ingin gagal sejak mulai tahap pendaftaran.

Jauh sebelum tes dilaksanakan, para peserta harus memastikan untuk lolos saat melakukan entry data dalam pengisian form. Misalnya pelamar hanya boleh memilih satu instansi dengan memilih maksimal tiga jabatan pada instansi yang sama. Jika ada yang daftar lebih dari satu instansi, maka secara tegas pihak Panselnas akan membatalkan kelulusannya di semua instansi yang dilamarnya.

Diungkapkan oleh Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik, Herman Suryatman bahwa, peserta yang memaksakan diri seperti itu termasuk tidak jujur. Padahal CPNS itu dipersiapkan untuk menjadi aparatur negara yang jujur. Sehingga mulai awal proses perekrutannya hingga akhirnya para peserta juga harus bertindak jujur.

Herman mengharapkan semua pihak terkhusus generasi untuk bisa menjadi CPNS yang bersih, profesional, dan melayani.

Ia mengungkapkan kepada wartawan di Kantornya, Rabu (03/09) kemarin agar peserta jangan sampai terindikasi menjadi orang yang tidak jujur apalagi yang dampaknya merugikan bagi masyarakat.

Ia juga menuturkan bahwa apabila ada yang berbuat tidak jujur, konsekuensi yang didapat bukan hanya pembatalan saja, tetapi lebih buruk lagi bahwa kasus itu bisa dibawa ke ranah hukum karena termasuk ke dalam tindak pidana pemalsuan. Pihak aparat penegak hukum akan menangani kasus tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku.

Guna mengatasi pihak-pihak yang hendak main curang saat mengisi data di panselnas.menpan.go.id. , pihak panitia telah membuat sistem yang bisa mendeteksi jika ada yang memasukkan dua instansi atau lebih. Pendaftaran CPNS tahun ini memang dilakukan dengan single entry yang memungkinkan pelamar hanya memiliki satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang unik dan tidak ada yang sama dengan yang lain.

Alasan hanya dibolehkan melamar satu instansi adalah karena belajar pengalaman tes CPNS di tahun-tahun sebelumnya di mana ada pelamar yang diterima lebih dari satu instansi. Sehingga ada posisi yang kosong ditinggalkan. Hal itu juga menimbulkan rasa ketidakadilan bagi pelamar lain. (es/menpan.go.id)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *