Festival Kopi di Bali, Dorong Robusta Makin Berkembang

Festival Kopi di Bali, Dorong Robusta Makin Berkembang

BojonegoroToday – Indonesian Coffee Festival 2014 akan digelar pada 17 – 19 Oktober 2014 di Bali. Festival ini bertajuk “Bringing to The World The Beauty of Indonesia” dan akan menggelar serangkaian acara mulai dari pameran, lelang kopi Indonesia dan pelatihan.

Festival kopi ini rencananya akan dihadiri oleh peserta dari mancanegara, mulai dari Jepang, Amerika Serikat, Singapura, Kanada, Jerman, Australia, Selandia baru, Korea, Taiwan, Dubai dan Mesir.

Pihak Chairperson Steering Committee Indonesian Coffee Festival, Yanthi Tambunan, mengungkapkan pada Kompas di Jakarta, “Indonesia adalah produsen kopi terbesar ketiga di dunia. Oleh karena itu saatnya mengembangkan industri kopi specialty.

Kopi specialty merupakan kopi bermutu tinggi dengan aroma dan rasa yang khas. Proses penanganan di sektor hulu dan hilir pun dilakukan dengan maksimal.Selain itu keunggulan kopi specialty juga ada pada proses pengolahannya. Biasanya jenis kopi yang digunakan adalah arabica.

Dalam even ini, Indonesia berupaya mengembangkan kopi specialty dari jenis kopi robusta.

Menurut member Steering Committee Indonesian Coffee Festival, Tuti Mochtar, pada Harian Kompas (13/9), kopi robusta sering dipandang negatif dan tidak ada nilainya. Padahal 80 persenkopi robusta ada di Indonesia. Dalam ajang ini kopi robusta akan diupayakan untuk menjadi kopi specialty di Indonesia.

Hal itu diamini oleh Syafrudin, seorang pakar pecinta rasa kopi bersertifikasi Q. Pria ini menyatakan bahwa kopi robusta dari berbagai wilayah Indonesia bisa dimanfaatkan dan dikembangkan untuk menjadi kopi robusta.

Kopi robusta bisa diambil dari pertanian di Jawa tengah, dari Ruteng (NTT), dan Bengkulu .Pengembangan industri kopi akhirnya harus membuat petani kopi Indonesia sejahtera, tuturnya.

Hingga kini telah tercatat sekitar 65 kopi ada di Indonesia. Sekitar 30 sampel kopi berhasil lolos seleksi untuk diikutkan lelang di acara ini. Kopi-kopi tersebut adalah 20 kopi arabica, 4 kopi robusta, dan 6 kopi luwak.

Dalam lelang kopi tersebut, harga kopi ditargetkan 8 dollar AS atau sekitar Rp 88.000 setiap kilogram. Pada tahun 2012 harga kopi tertinggi dalam lelang tersebut tembus hingga 45 dollar AS per kg. (es)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *