Harga Karet di Kalimantan Barat Anjlok

Harga Karet di Kalimantan Barat Anjlok

BojonegoroToday – Petani karet di perkebunan Kalimantan Barat mengeluhkan rendahnya harga karet saat ini. Anjloknya harga jual karet tidak sebanding dengan biaya operasional, akhirnya banyak dari kalangan petani pemilik kebun tidak memanen komoditas tersebut.

Hal ini diungkapkan salah satu petani kepada wartawan pada hari Jumat (5/9/2014), Mujiono (54), bahwa harga karet rendah sejak beberapa bulan terakhir. Harga karet anjlok di titik sangat rendah yakni Rp. 5.000 hingga Rp. 10.000 per kg. Sementara harga baru sesuai dengan biaya operasional bila harga jual karet mencapai di atas Rp. 10.000 per kg.

“Kalau dipanen, harganya tidak sebanding dengan biaya operasional, karena harga jualnya sangat rendah,” tutur Mujiono, pemilik kebun karet di kawasan Desa Mekar Sari, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar.

Alasan ini membuat warga sekitar yang memiliki  kebun karet terpaksa tidak memanen komoditas karet di kebun mereka, meskipun hidup mereka selama ini tergantung dari mata pencaharian ini. Masyarakat Kalbar memang sudah berkebun karet turun-temurun dari zaman dulu. Sistem pemeliharaan kebun karet pun masih bersifat tradisional dan mandiri, belum sesuai dengan standard perkebunan yang memadai.

Petani karet di Kalbar berharap pemerintah memberi bantuan untuk modal agar bisa mengganti perkebunan karet menjadi perkebunan kelapa sawit. Karena biayanya cukup besar ia berharap pemerintah mau membantu. (es)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *