Infrastruktur Minim, Warga Papua Menderita

Infrastruktur Minim, Warga Papua Menderita

Foto: BBC

BojonegoroToday – Kekayaan alam Papua sangat besar dan mendorong perusahaan asing mengeruk kekayaan tambang di dalamnya. Namun sayangnya, kekayaan itu tidak dinikmati warga asli Papua sendiri.

Menurut Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Papua, Rosiyanti, kondisi infrastruktur yang ada di Papua masih sangat kurang jika dibandingkan dengan wilayah Indonesia lainnya.

Masyarakat Papua memiliki tingkat kesejahteraan yang tergolong tertinggal. Sangat ironis karena selama ini Papua dikenal sebagai negeri dengan sumber daya alam yang sangat kaya.

Rosi juga menyayangkan sikap para petinggi dan pekerja Freeport yang menggunakan mobil yang mewah namun tidak membayar pajak.

“Pajak mobil Freeport, saja tidak masuk ke Timika. Ironis masuk Timika itu kotor dan macam macam. Masyarakat asli mengais-ngais di sana,” kata Rosi dalam diskusi di Kadin, Kuningan, Jakarta, sebagaimana dilansir dari Merdeka, Rabu kemarin (28/9/2014).

Nasib orang Papua memprihatinkan. Apalagi dengan minimnya infrastruktur dan perhatian pemerintah pusat.

RosiĀ juga menilai pengurusan untuk perizinan investasi di Papua ke pemerintah pusat acapkali dipersulit. Karena kebijakan dan perizinan ada di tangan pusat ia berharap agar para investor yang hendak membangun di Papua diberi kemudahan dalam prosedurnya.

Bahkan kalau perlu, pemerintah pusat harus memaksa investor untuk mendirikan pabrik di Papua. Jangan sampai pihak investor mengambil hasil alam mentah ke luar Papua sehingga masyarakat Papua tidak mendapatkan apa-apa, pungkas Rosi. (es)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *