Kurangnya Sarana Prasarana Hambat Kemajuan Wisata di Raja Ampat

Kurangnya Sarana Prasarana Hambat Kemajuan Wisata di Raja Ampat

BojonegoroToday – Festival Budaya Sail Raja Ampat 2014 telah berakhir 23 Agustus kemarin.

Sejumlah pihak melakukan evaluasi. Salah satunya adalah masalah terkait infrastruktur di Raja Ampat yang masih butuh untuk dikembangkan dan dibangun lebih baik lagi guna mendukung kemajuan pariwisata di Pulau.

Perayaan festival ini dari awalnya memang untuk meningkatkan pariwisata di Raja Ampat, Papua Barat sehingga di masa mendatang akan ada perbaikan dan penambahan sarana prasarana di pulau tersebut.

Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan, Syarif Tjitjip Soetardjo, penambahan infrastruktur tersebut akan menunjang wisata. Selain itu kemajuan wisata di suatu daerah memiliki keterkaitan dengan kesiapan infrastruktur yang dimiliki daerah tersebut.

Banyaknya yang hadir dalam Festival Sail Raja Ampat ini diharapkan mendorong pihak pemerintah dan kementrian untuk turut serta dalam mengembangkan infrastruktur di Raja Ampat, demikian papar Tjitjip, Jumat (22/8).

Selama ini alokasi dana pembangunan di Raja Ampat hanya sekitar 9% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Padahal banyak yang masih harus dibenahi dari keadaan sarana prasana seperti kelayakan jalan raya, listrik, dan infrastruktur lain.

Festival budaya Sail Raja Ampat 2014 merupakan bagian dari rangkaian lima festival lainnya seperti Sail Bunaken (2009), Sail Banda (2010), Sail Wakatobi-Belitong (2011), Sail Morotai (2012), dan Sail Komodo (2013). Sail Raja Ampat berlangsung dari Tgl. 17-23 Agustus 2014dan dihadiri banyak peserta dari dalam maupun luar negeri. Presiden SBY juga turut hadir di Sail Raja Ampat pada hari Sabtu 23 Agustus kemarin untuk acara peresmian dan acara puncak di Pantai Waisai Torang Cinta, Kota Waisai, Pulau Waigeo, Raja Ampat. (ES)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *