Pencemaran Udara di Pekanbaru Masuk Level Sangat Tidak Sehat

Pencemaran Udara di Pekanbaru Masuk Level Sangat Tidak Sehat

Ilustrasi foto: Reuters

BojonegoroToday – Pekanbaru – Pekanbaru masih diselimuti asap kabut pada Mingggu (12/10/2014) pagi. Asap yang sangat tebal akibat kebakaran hutan dan lahan tersebut bahkan membuat jarak pandang sangat pendek yakni 500 meter saja.

Akibat kabut asap ini pencemaran udara berada di tingkat yang mengkhawatirkan. Terbukti dari level Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Pekanbaru yang menunjukkan indikator ‘sangat tidak sehat’.

“Berdasarkan data PM10 di Stasiun Meteorologi pukul 07.00 WIB terhitung ISPU 240 ‘sangat tidak sehat’
Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin mengakui kondisi di Pekanbaru ini berdasarkan hasil data PM10 di Stasiun Meteorologi pukul 07.00 WIB. Indikator tersebut adalah ISPU 240 ‘sangat tidak sehat’.

Menyadari kondisi ini maka tak heran jika warga Pekanbaru mulai mengantisipasi timbulnya penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Ancaman penyakit ini semakin kuat karena pencemaran udara akibat kebakaran lahan dan hutan belum teratasi secara tuntas.

Kebanyakan warga harus beraktivitas dengan mengenakan masker. Apalagi bagi yang berada di area jalan raya termasuk pengguna jalan dan pengemudi kendaraan bermotor.

Salah satu dampak meningkatnya gangguan akibat asap juga dialami dengan gangguan penerbangan di lokasi Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Sebagaimana diberitakan sebelumnya dua maskapai penerbangan mengalami keterlambatan dalam pendaratan, sehingga mengakibatkan sejumlah kedatangan dan keberangkatan di bandara tersebut terganggu. (es)

 

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *