Potensi Bojonegoro Makin Optimal Pasca Pembangunan Jalur Ganda KA

Potensi Bojonegoro Makin Optimal Pasca Pembangunan Jalur Ganda KA

Foto: BUMN.go.id

BojonegoroToday – Pembangunan jalur kereta api ganda (double track ) Jakarta-Surabaya sepanjang 720 Km sudah selesai dan diresmikan pada bulan Juli 2014 lalu . Adanya fasilitas ini diharapkan akan dapat meningkatkan potensi daerah yang dilalui jalur ini.

Bojonegoro sebagai salah satu daerah yang ingin mengembangkan potensi daerah melalui beberapa sektor. Mulai dari sektor tambang minyak, pertanian, peternakan, hingga pariwisata.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Bupati Suyoto saat berbincang bersama Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono dan tujuh bupati se-Jawa, hari Rabu (27/8) lalu, bahwa untuk pihaknya sudah memiliki gambaran roadmap tentang pengembangan bisnis dari jalur ganda KA ini.

Sektor minyak yang ada di area Blok Cepu memegang peran paling besar dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Bojonegoro. Bahkan sekitar 20% cadangan minyak nasional ada di Bojonegoro.

Hasil yang didapatkan dari tambang yang ada di Blok Cepu untuk saat ini mencapai 70.000 barel minyak per hari. Diprediksi pada akhir tahun depan jumlah itu akan naik dengan angka yang fantastis, yakni 200.000 barel per hari.

Suyoto memaparkan “Ini adalah cerita sukses, industri refinery itu benar-benar terjadi di Bojonegoro. Sekarang ada jalur ganda kereta api kita yakinkan jika jalur logistik sangat efisien,” demikian sebagaimana dilansir dari detikfinance (Rabu, 27/8/2014).

Sementara itu Bupati Suyoto juga optimis bahwa sektor pertanian juga akan merasakan dampak positif  terkait kemudahan akses pasca dibukanya jalur ganda KA. Ia berharap bahwa kegiatan bisnis terkait sektor pertanian seperti pendistribusian pupuk kujang ke sejumlah area pertanian di pantai utara akan lebih efisien dan hemat. Demikian pula untuk proses pemasokan beras Bojonegoro ke berbagai wilayah Jawa dan Jakarta.

Bojonegoro memang merupakan daerah “lumbung padi”. Saat ini produksi padi di Bojonegoro sekitar 700.000 ton. Lalu target untuk meningkatkan produksi padi ini di tahun 2015 adalah 900.000 ton, dan 2018 sebesar 1,5 juta ton. Karena meningkatnya potensi pertanian dari tahun ke tahun inilah, Suyoto berharap penyaluran dengan jalur KA ganda akan membuat potensi daerah semakin terdongkrak.

Selain sektor tambang minyak dan pertanian, pihak Pemerintah Daerah Kab.Bojonegoro juga berupaya meningkatkan sektor peternakan dengan menyuplai daging sapi beku ke Jakarta melalui kereta api berpendingin. Apalagi hal ini didukung dengan populasi sapi yang sebanyak 151.000 ekor dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang dikelola dengan teknologi modern. Bojonegoro memang sering didatangi penduduk luar kota yang membutuhkan hewan ternak, apalagi jika menjelang Idul Adha.

Terakhir, sektor pariwisata menjadi tumpuan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Setidaknya jalur KA ganda akan membuat wisatawan semakin mudah mengunjungi Bojonegoro. Pembangunan sejumlah hotel berbintang juga mulai terlihat. Hal ini menunjukkan bahwa ada potensi yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian. (mah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *