Presiden SBY Paparkan Strategi Indonesia dalam KTT Iklim PBB

KTT iklim

BojonegoroToday – Upaya untuk lebih perhatian terhadap lingkungan terutama masalah hutan dilakukan dengan menggelar KTT Iklim di ECOSOC Chamber, Markas Besar PBB New York . KTT Iklim ini dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan PM Norwegia Erna Solberg, Selasa (23/9).

Acara yang sebelumnya dibuka oleh Sekjen PBB Ban Ki-moon ini dihadiri oleh sejumlah pembicara untuk membahas mengenai pelestarian hutan dan upaya untuk meminimalkan perusakan hutan. Di antaranya Presiden Kongo Joseph Kabila, CEO Cargil David Maclenan, CEO Unilever Paul Polman, dan CEO Golden Agry Franky Widjaya.

Presiden SBY sendiri memaparkan upaya yang penting untuk dilakukan dalam pelestarian hutan sesuai dengan pengalaman dan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia. Ia pun menjelaskan kepada audiens terkait strategi yang dilakukan oleh Indonesia.

Langkah pertama adalah dengan sukarela menerapkan pengurangan emisi gas rumah kaca 26 persen pada 2020. Target tersebut bisa semakin naik hingga 41 persen apabila mendapat dukungan internasional.
Langkah kedua adalah mengurangi dampak emisi  dengan melindungi sekitar 63 juta hektar hutan dan lahan gambut, meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan, dan mencegah hilangnya hutan.

Langkah ketiga adalah kerja sama sejumlah pihak mulai dari pemerintah, stake holder, masyarakat sekitar hutan, perusahaan swasta, dan LSM. Eksplorasi yang dilakukan pemerintah terkait potensi ekosistem blue carbon yang dapat mendorong upaya global dalam mencegah peningkatan suhu bumi.

Langkah keempat adalah membentuk badan untuk memastikan bahwa semua program yang dicanangkan tersebut berjalan dengan baik. Selain itu untuk mewujudkan komitmen terhadap lingkungan, Indonesia sudah menandatangani amandemen Doha untuk Protokol Kyoto. (es)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *