RUU Pilkada Disahkan dalam Rapat Paripurna

RUU Pilkada Disahkan dalam Rapat Paripurna

BojonegoroToday – Pengambilan keputusan untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) akhirnya dimenangkan oleh kubu Koalisi merah Putih (KMP) dan fraksi-fraksi pendukungnya. RUU Pilkada yang menjadi kontroversi baru-baru ini akhirnya disahkan dalah rapat paripurna DPR RI pada hari Jumat (26/9).

Hasil jadi tersebut membuat proses pemilihan kepala daerah nantinya tidak lagi dilakukan berdasarkan pilihan rakyat tetapi ditentukan DPRD. Hal tersebut sama seperti praktik penentuan kepala daerah sebelum tahun 2004.

Dalam voting tersebut  total anggota DPR RI yang hadir untuk mengikuti pengambilan keputusan sejumlah 361 orang. Jumlah anggota yang setuju pilkada langsung sebanyak 135 anggota dan 226 anggota mendukung pilkada melalui DPRD.

Fraksi pendukung pilkada langsung antara lain Fraksi PDI Perjuangan dengan jumlah suara 88 suara sebagaimana total yang hadir dalam acara tersebut. Sejalan dengan Fraksi PDIP, Fraksi PKB mendukung pilkada langsung dengan 20 suara, dan juga Fraksi Hanura dengan 10 suara. Enam anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) ikut menyumbang suara mendukung pilkada langsung tersebut.

Sebenarnya sikap FPD adalah berusaha netral dengan jalan melakukan aksi walk-out dari rapat paripurna itu. Hanya 6 anggota saja yang tetap bertahan untuk mendukung pilkada langsung. Aksi FPD ini dikecam karena selama ini FPD diharapkan sebagai penyeimbang dalam polemik RUU Pilkada ini. Aksi FPD ini membuat banyak kalangan kecewa karena dianggap memberi kesempatan bagi kubu KMP untuk memenangkan hasil voting.

Sementara itu suara dari pihak Fraksi Partai Golkar (FPG) terpecah menjadi dua. Dari total 84 anggotaDPR RI dari FPG yang datang ke rapat paripurna, hanya 11 orang yang menolak pilkada tak langsung, sementara sisa suara yang cukup besar yakni  73 anggota FPG memilih setuju pilkada lewat DPRD tersebut.

Sejalan dengan Golkar adalah fraksi-fraksi yang satu barisan dengan KMP, seperti Fraksi PKS  dengan jumlah pendukung 55 suara, Fraksi PAN  dengan 44 suara dan Fraksi Partai Gerindra  dengan jumlah 22 suara.

Hasil voting yang sudah diambil tersebut akhirnya membuat Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso mengesahkan RUU Pilkada. Acarapengesahan tersebut dilakukan tepat pada pukul 01.05 WIB, Jumat (26/9). (es)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *