Saatnya Masyarakat Tidak Tergantung Subsidi BBM

Saatnya Masyarakat Tidak Tergantung Subsidi BBM

BojonegoroToday – Kondisi Indonesia sedang di ujung tanduk terutama berkaitan dengan penyelamatan keuangan negara. Subsidi Bahan Bakar Minyak yang selama ini diberikan untuk rakyat tidak memberikan efek signifikan dalam menaikkan kesejahteraan rakyat.

Subsidi tersebut dinilai kurang tepat sasaran karena yang menikmati sebagian besar adalah mereka yang menengah ke atas. Sementara yang menengah ke bawah tidak terlalu merasakan manfaat subsidi tersebut, demikian menurut Freddy Pieloor, salah seorang perencana keuangan.

Dilansir dari Okezone, Sabtu (30/8/2014), Freddy mengungkapkan bahwa dalam kondisi saat ini kebijakan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi sudah harus diterapkan. Pasalnya selama ini subsidi tersebut hanya dinikmati sebagian kalangan.

Ia menyatakan bahwa saat ini pemerintah salah kaprah, yang justru menikmati subsidi BBM ini bukan dari kalangan menengah ke bawah.Namun sebaliknya, kalangan yang punya mobil, maupun motor banyak di rumahnya yang menikmati manfaat subsidi. Sementara itu rakyat yang benar-benar miskin tidak merasakannya karena tidak punya kendaraan.

Freddy akan mendukung bila pemerintah melakukan realisasi kenaikan BBM. Agar dana subsidi bisa digunakan untuk program kesejahteraan yang lain. Misalnya seperti pembangunan infrastruktur umum, pembangunan sekolah, rumah sakit, dan fasilitas-fasilitas publik lainnya yang bisa dinikmati langsung oleh seluruh masyarakat.

Ia juga menyarankan agar masyarakat harus siap jika BBM dinaikkan. Rakyat harus belajar berhemat dan tidak tergantung dengan subsidi BBM.

“kita harus siap, selama ini kita sudah terlalu dimanja dengan subsidi BBM ini. “ ungkapnya. (es)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *