Tidak Semua Warga Mengibarkan Bendera di Hari Kesaktian Pancasila

 Tidak Semua Warga Mengibarkan Bendera di Hari Kesaktian Pancasila

BojonegoroToday – Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya telah mengumumkan kepada warga Surabaya untuk mengibarkan bendera merah putih untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Tgl. 1 Oktober 2014.

Namun demikian ternyata himbauan tersebut tidak dituruti oleh sebagian warga. Sebagaimana dilansir dari Detik, (1/9) ternyata masih ada sejumlah pihak, termasuk pengelola perkantoran swasta , mall, instansi pusat dan daerah tidak melakukan pengibaran Bendera Merah Putih setengah tiang.

Salah satu kantor yang tidak mengindahkan himbauan Pemkot adalah gedung UPT Pendidikan pelatihan dan promosi ekspor Surabaya (P3E), Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur.

Hari Kesaktian Pancasila biasa diperingati untuk mengenang tragedi G 30 S/PKI dengan mengibarkan bendera mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB dari Tgl. 30 September kemarin setinggi setengah siang. Sementara pada hari ini Rabu, 1 Oktober 2014, prosesi pengibaran dilakukan satu tiang penuh, mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Kesadaran masyarakat masih minim untuk mengingat hari bersejarah Indonesia dan menuruti himbauan Pemerintah untuk memasang bendera. Bahkan tidak sedikit pula yang tidak mengetahui peristiwa di balik tragedi Lubang Buaya, Jakarta yang menyakitkan bangsa pada masa itu.

Pemerintah sendiri menggelar sejumlah acara untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang gugur dalam insiden G  30 S/PKI dengan upacara, dan penaburan bunga di makam para pahlawan.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sudah dilakukan semenjak tahun 1967 setelah ditetapkan oleh Presiden Soeharto waktu itu.(es)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *