6 Alat Google Analytics yang Harus Anda Maksimalkan

fitur Google-Analytics

BojonegoroToday – Google Analytics adalah alat gratis yang sangat berguna untuk mengukur keefektifan online marketing. Tools ini sangat intuitif dengan banyak layanan dan dipakai oleh banyak perusahaan bahkan sejak dirilisnya.

Banyak perusahaan memakai Google Analytics untuk kepentingan-kepentingan berikut:

  • Sumber trafik, memungkinkan kita untuk meneliti klik, kunjungan, konversi, CPC.
  • Time Metrics, fitur yang sangat bermanfaat dari CEO Forrest Breyfogle, guna menganalisis hasil dan pendapatan agar lebih baik.
  • Content Drilldown, fitur ini memungkinkan kita mengetahui seberapa banyak pengunjung mengakses suatu halaman, darimana dia datang, dan kemana dia pergi dari halaman tersebut.
  • Keyword, memungkinkan kita untuk mengetahui dengan keyword apa pengunjung datang ke situs kita.
  • Bounce Rates, banyak perusahaan mengambil data ini untuk mengetahui apa keuntungan dipengaruhi oleh bounce rate yang jelek.

Dengan alat-alat tadi anda bisa memaksimalkan kinerja online marketing anda, menyusun stretegi-strategi yang diperlukan untuk mencapai target yang diharapkan. Disamping itu, ada beberapa fitur lain yang hampir jarang digunakan oleh perusahaan, fitur-fitur ini adalah alat berharga untuk semakin meningkatkan analisis anda, inilah 6 fitur itu:

  1. Attribution Modelling
    Cara yang sangat bagus untuk menganalisa hubungan pembeli dengan anda, attribution modelling bisa digunakan untuk mencari tahu bagaimana pembeli bisa terhubung dengan kita, kapan, dimana, dan seberapa potensial sebuah produk dilihat dan dibeli dari website anda. Bisa dari media sosial, newsletter, hasil pencarian, atau link dari website lain
  2. E-commerce Tracking
    Fitur ini untuk mengukur pendapatan secara real-time dan menganalisa semua pembelian hingga hari ini. Banyak perusahaan memakai fitur ini untuk membandingkan pendapatan online dan offline. Lebih khusus, untuk memaksimalkan pendapatan online.
  3. Goal Flow
    Fitur ini untuk menganalisa alur pengunjung website, dari mereka tiba hingga melakukan pembelian, termasuk kapan mereka pindah ke halaman sebelumnya, dialihkan, atau menutup halaman di tengah proses.
    “Anda perlu memakai fitur goal flow karena konten perusahaan terkadang bisa dimaksimalkan untuk menggiring pembeli ke jalur tertentu. Jika pembeli keluar, anda harus mencari tahu kenapa dan membenahinya.” kata Tyler Brown, spesialis media sosial situs checks-superstore.com, sebagaimana dilansir oleh John Boitnott di VentureBeat (8/9/2014).
  4. Assisted Conversions
    Bukankah lebih baik bila anda bisa menganalisa pengunjung anda lewat instagram atau email marketing? Ya, dengan fitur ini hal tersebut memungkinkan.
  5. Advanced Segmentation
    Fitur ini berfungsi untuk membagi pengunjung ke beberapa kelompok. Anda bisa membagi pengunjung yang datang dari mesin pencari, dari iklan, dan dari sumber lain guna untuk mengetahui seberapa efektif usaha yang anda lakukan.
  6. Analytics Alert
    Fitur ini bisa kita kustomisasi. Tujuan dari Analytics Alert ini untuk menginformasikan kepada pengguna, perubahan apa yang secara signifikan berubah, termasuk kunjungan web ataupun data lain.

Google Analytics adalah alat yang sangat kuat, sangat berguna untuk analis marketing. Data yang diperoleh adalah data-data yang dibutuhkan oleh setiap marketing hampir semua perusahaan. Dengan eksplorasi yang mendalam, anda bisa membuat perubahan yang signifikan di perusahaan anda. (rey)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *