Digital Innovation Lounge (DILo) di ITS bisa Jadi Wadah Kreatif Digital

Digital Innovation Lounge (DILo) di ITS bisa Jadi Wadah Kreatif Digital

Mendikbud resmikan DILo. Foto: its.ac.id

Surabaya – Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) menggandeng  PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) untuk mengusung  Digital Innovation Lounge (DILo) sebagai wadah pengembangan industri kreatif digital.

Acara yang dihelat pada Rabu (8/9), di Kampus ITS Sukolilo-Surabaya itu diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Prof Dr Ir Muhammad Nuh DEA bersama Direktur Utama Telkom Dr Ir Arief Yahya MSc dan Rektor ITS Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono DEA.

Arief Yahya menjelaskan, sebagaimana dilansir dari situs resmi ITS, bahwa DILo menjadi salah satu sarana yang dikembangkan oleh Telkom dan ITS untuk mendukung berkibarnya industri kreatif digital di wilayah Indonesia timur.

Bahkan Direktur Telkom tersebut juga mengatakan pihaknya bersedia untuk menggelontorkan dana  hingga Rp 5 miliar untuk pengembangan industri kreatif digital di ITS Surabaya sebagai wujud kepedulian pada Indonesia.

Arief menyatakan bahwa setidaknya terdapat tiga tahapan dalam pengembangan industri kreatif digital. Ketiga hal tersebut adalah inovasi, inkubasi dan investasi. Telkom sendiri juga akan terlibat menerapkan ketiga hal tersebut dalam mengembangkan industri kreatif digital.

Pria kelahiran Banyuwangi tersebut berharap bahwa fasilitas digital yang representatif ini mampu menjadi pusat kegiatan mahasiswa serta masyarakat luas untuk mendukung industri kreatif digital di masa depan.

DILo yang diresmikan tersebut bertempat di gedung Lembaga Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (LPTSI) ITS. Konsep yang diusung DILo adalah Studying, Searching dan Socializing (3S). Fasilitas yang ada di DILo bisa dimanfaatkan untuk tempat edukasi untuk start-up bisnis , uji coba konten dan aplikasi sampai proses komersialisasi.

Mendikbud sendiri berpendapat bahwa DILo sendiri bisa memberikan manfaat untuk bertukar informasi di bidang teknologi antara mahasiswa dan masyarakat.

Sementara itu, Rektor ITS juga mengapresisasi langkah Telkom untuk menjadikan pusat pengembangan inovasi melalui fasilitas DILo ini di ITS Surabaya.

“Ini tantangan tersendiri bagi ITS untuk lebih bisa menggali ide-ide inovatif ke depannya, dan bisa membimbing masyarakat di wilayah Indonesia timur untuk juga mengembangkan ide-ide inovatif tersebut,” pungkasnya. (rey)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *